Ps. Dominic Yeo, Trinity Christian Center, Singapore

Januari 24, 2009 pukul 10:30 am | Ditulis dalam Uncategorized | Tinggalkan komentar

POTENSI vs. PENGGENAPAN
Ps. Dominic Yeo, Trinity Christian Center, Singapore

“Anda sangat berpotensi.” adalah suatu pernyataan yang membuat orang yang mendengarnya senang dan bangga. Sayangnya, potensi tidak akan memberi manfaat kecuali dikembangkan menjadi penggenapan. Potensi itu seperti benih. Orang tidak bisa menikmati buah bila benih tetap tinggal sebagai benih.

Tuhan memberi potensi pada setiap manusia dan Dia mau agar potensi itu berakhir dengan penggenapan. Yesus mengembangkan potensi keduabelas orang murid yang menyertai-Nya sehingga mereka menjadi orang-orang yang membawa dampak. Ia menetapkan dua belas orang untuk menyertai Dia dan untuk diutus-Nya memberitakan Injil dan diberi-Nya kuasa untuk mengusir setan. – Markus 3:14-15.

Dalam bahasa Inggris, ayat ini berbunyi, And He ordained twelve, that they should be with Him, and that He might send them forth to preach,…. Kata might, berbicara mengenai potensi. Di Markus 6:12-13, kita lihat orang-orang tersebut mengabarkan injil, menyembuhkan yang sakit dan mengusir setan. Murid-murid ini menjadi penggenapan potensi mereka. Dari Markus 3 di mana Yesus menetapkan mereka ke Markus 6 terjadi transformasi dari potensi menjadi penggenapan.
Bagaimana beranjak dari potensi menuju penggenapan?

1. Kenali Hati Tuhan
Di Markus 3 dan 4, Yesus mengajarkan mengenai kerajaan Allah. Langkah pertama menuju penggenapan adalah mengenal hati Tuhan dan kerinduan hati-Nya bagi kita. Tuhan rindu agar kita bisa mengabarkan kabar baik dan bisa memiliki otoritas. Satu-satunya cara mengenal hati Allah adalah melalui firman-Nya.

2. Masuki Musim yang Baru
Pada hari itu, waktu hari sudah petang, Yesus berkata kepada mereka: “Marilah kita bertolak ke seberang.” Mereka meninggalkan orang banyak itu lalu bertolak dan membawa Yesus beserta dengan mereka dalam perahu di mana Yesus telah duduk dan perahu-perahu lain juga menyertai Dia. – Markus 4:35-36.

Petang hari, menjelang malam menandakan penutupan musim yang lama yang tidak berhasil. Sebentar lagi musim yang baru yaitu musim penggenapan dimulai. Untuk memasuki musim yang baru, kita perlu meninggalkan orang-orang dari masa lalu di belakang kita. Tinggalkan kerumunan orang dengan mimpi yang kandas. Bila tidak, maka musim yang lama akan menyedot Anda kembali melakukan hal-hal lama dan Anda akan tetap tinggal sebagai potensi.

3. Akui Kebutuhan Anda
Mujizat besar di Markus 6:30-44 mencatat adanya 5.000 laki-laki yang makan. Jumlah semua orang yang dikenyangkan bisa mencapai 20.000 atau bahkan lebih bila setiap laki-laki membawa isteri dan anak-anaknya serta.

Murid-murid usul pada Yesus untuk menyuruh orang banyak pergi mencari makan (ayat 35-36), tetapi Yesus memberi tanggung jawab itu kepada para murid (ayat 37). Mereka harus menjadi penggenapan, tetapi mereka tidak mampu. Karenanya mereka datang kepada Yesus dan mengakui ketidak-mampuan mereka.

Ketika kita tidak punya kesanggupan untuk berpindah dari potensi menuju penggenapan, kita datang pada Yesus dan mengakui bahwa kita tidak mampu, bahwa kita membutuhkan Dia. Kita tidak tahu lagi harus berbuat apa, maka Dia akan membawa kita kepada penggenapan tersebut.

4. Melangkah dalam Ketaatan
Para murid tidak mengerti logika memberi makan orang sebanyak itu hanya dengan lima potong roti dan dua ekor ikan. Tetapi mereka melangkah dalam ketaatan karena iman, bukan ketaatan karena pengertian.

Seringkali orang berkata: “Saya akan taat kalau saya mengerti.” Ketaatan karena pengertian itu bagus, tetapi Tuhan mau kita taat sekalipun tidak mengerti. Ketaatan karena iman kepada Tuhan adalah langkah menuju penggenapan. Seperti persepuluhan, sulit mengerti bagaimana mengembalikan 10% kepada Tuhan akan membuat kita diberkati. Tetapi ketika Anda melangkah didasari iman, maka sesuatu akan terjadi.

5. Serahkan Hidup kepada Yesus
Dua ekor ikan dan lima potong roti adalah makanan terakhir yang ada saat itu. Mereka menyerahkannya kepada Yesus, kemudian Yesus mengangkat dan memberkatinya dan makanan itu bermultiplikasi sampai semua orang kenyang.

Lima roti dan dua ikan adalah simbol dari mimpi, ambisi pribadi dan hidup Anda. Serahkan semuanya kepada Yesus. Dia akan memberkatinya dan membuatnya bermultiplikasi sehingga tidak hanya cukup untuk diri sendiri, tetapi akan memuaskan orang banyak, bahkan sampai berlebih duabelas bakul penuh.

Pada saat Anda melangkah menuju penggenapan akan ada tantangan, ada badai menghadang (Markus 6:48). Setan akan melakukan apa saja untuk menghalangi Anda menjadi penggenapan, karena setan sendiri adalah potensi yang terbuang. Dia mau Anda juga menjadi sama seperti dia. Dia bekerja keras mendatangkan kepahitan, kekecewaan, kesedihan dalam hidup Anda supaya Anda mundur dan tetap tinggal sebagai potensi saja.

Berapapun usia anda, Tuhan ingin melihat Anda menjadi penggenapan. Tuhan memanggil setiap laki-laki dan perempuan untuk bangkit dan melangkah keluar dari potensi dan bergerak menuju penggenapan. Jangan menjadi potensi yang terbuang. Ini diawali dengan keputusan Anda untuk menyerahkan hidup kepada Yesus.

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: