Khotbah PS. Indri Gautama

Januari 24, 2009 pukul 9:50 am | Ditulis dalam Uncategorized | Tinggalkan komentar
PENGAJARAN : PDT. INDRI GAUTAMA

PEMBAHARUAN
PIKIRAN,
KUNCI KEMENANGAN
KITA

Pdt. Indri Gautama


Roma 12:2 …”Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.”…

2 Korintus 5:17 …”Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.”…

Efesus 4:23 …”Supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu,”…

Kolose 3:9-10 …”Jangan lagi kamu saling mendustai, karena kamu telah menanggalkan manusia lama serta kelakuannya, (10) dan telah mengenakan manusia baru yang terus menerus diperbaharui untuk memperoleh pengetahuan yang benar menurut gambar Khaliknya;”…

Firman-firman Allah di atas ini meneguhkan kita bahwa kita harus memperbaharui pikiran untuk bisa hidup dan berjalan sebagai manusia baru! Yang dimaksud dengan memperbaharui pikiran adalah merubah pola pikir anda sesuai dengan firman Allah Amsal 3:5 …”Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.”…

Pada waktu saudara lahir baru, yang diperbaharui Tuhan hanyalah roh saudara tetapi jiwa saudara harus diperbaharui dengan merubah cara berpikir saudara.
Roma 12:2 …” Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna”…

Satu-satunya cara kita bisa buktikan bahwa firman Allah adalah kebenaran jika kita berubah cara berpikirnya. Kalau kita tidak melalui proses perubahan, seperti dalam kehidupan kupu-kupu yang mengalami perubahan metamorfosis, kita akan berdebat dengan orang lain tentang agama masing-masing. Orang beragama dapat berdiam setelah melihat kita berubah sikapnya dan akhirnya mereka dapat menerima bahwa Kitab Suci adalah kehendak Allah yang sempurna, baik dan berkesan.

Saudara bisa sudah lahir baru dan mendeklamasikan bahwa anda adalah ciptaan baru dalam Kristus, tetapi kalau saudara masih hidup dalam kemiskinan, dalam depresi yang sama, pikiran negatif yang sama, problem yang sama, masih mengalami neraka di bumi, percuma kalau tidak ada perubahan saudara hanya mengenakan gelar “Kristen” tetapi pribadi anda sama seperti sebelum bertobat!

Karena tidak adanya perubahan apa-apa dalam kehidupan kita, akibatnya tidak bisa kita buktikan pada dunia, pegawai kita, keluarga kita bahwa firman Allah itu bukan buku biasa yang ditulis manusia melainkan “Kekuatan Allah” dan kebenaran. Memperbaharui pikiran itu mutlak !
Roma 1:16-17 …”Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil. Karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani. Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: “orang benar akan hidup oleh iman.”…

Pikiran kita adalah bagian dari jiwa kita dan merupakan “Pusat” daripada segala pengontrolan tubuh fisik kita. Roma 12:2 (Ampl) jangan menjadi serupa dengan dunia ini, sistim yang bekerja di dunia ini, jangan mengadaptasi cara duniawi, tetapi hendaklah anda berubah dengan cara memperbaharui pikiran anda seluruhnya oleh sikap yang baru, sehingga anda bisa buktikan pada diri anda sendiri, betapa baiknya, berkenannya dan sempurnanya kehendak Allah itu.

Jadi hidup baru artinya memperoleh ide-ide baru dan sikap baru (sesuai firman) dan melepaskan sikap lama, bukti sah bahwa anda telah menjadi ciptaan baru adalah adanya “Perubahan” Bukan sekedar memperoleh pengetahuan baru yang kita pelajari di gereja atau seminar, walau pengetahuan yang kita peroleh itu baru tetapi tidak membuat kita menjadi ciptaan baru ! Anda harus mengimplementasikan apa yang anda baru pelajari baru anda bisa masuk ke dalam realitanya atau baru menjadi kenyataan.

Saudara tidak bisa berkata saya sudah berubah kalau cara berpikirnya tidak berubah dan memperbaharui pikiran itu bukan kejadian sekali saja tetapi terus menerus, hari ke hari sampai MARANATHA. Jadi pembaharuan pikiran itu adalah suatu proses atau suatu gaya hidup di mulai hari ini sampai kita berubah dan mengenakan tubuh yang tidak binasa dan yang tidak bisa mati.
I Korintus 15:51-54 …”Sesungguhnya aku menyatakan kepadamu suatu rahasia: kita tidak akan mati semuanya, tetapi kita semuanya akan diubah, 52) dalam sekejap mata, pada waktu bunyi nafiri yang terakhir. Sebab nafiri akan berbunyi dan orang-orang mati akan dibangkitkan dalam keadaan yang tidak dapat binasa dan kita semua akan diubah. 53) Karena yang dapat binasa ini harus mengenakan yang tidak dapat binasa, dan yang dapat mati ini harus mengenakan yang tidak dapat mati. 54)Dan sesudah yang dapat binasa ini mengenakan yang tidak dapat binasa dan yang tidak dapat mati, maka akan genaplah firman Tuhan yang tertulis: “Maut telah ditelan dalam kemenangan.”…

Ingat! perubahan adalah suatu “Proses” tidak instan, jadi harus dengan pengertian bahwa “Saya harus sabar!” terhadap diri sendiri, jangan frustrasi, maupun terhadap orang lain dan jangan putus asa. Ibrani 6:12 …”agar kamu jangan menjadi lamban, tetapi menjadi penurut-penurut mereka yang oleh iman dan kesabaran mendapat bagian dalam apa yang dijanjikan Allah.”… Ini perlombaan yang Rasul Paulus katakan antara pikiran lama dengan pikiran baru. Pikiran lama kita selalu muncul dengan berusaha menguasai pikiran kita, mengejar pikiran yang baru kita implementasikan dan mengalahkannya, sehingga membuat kita gagal untuk berubah. Oleh sebab itu, kita harus membuat keputusan yang bulat, bertekad “Aku harus berubah” Tidak cukup hanya mengerti bahwa kita harus berubah, melainkan kita harus bertindak untuk memulai perubahan ini !
Kita tidak bisa hanya memakai gelar “Kristen” dan mengabaikan proses perubahannya. Jadi rekam saja di benak anda bahwa “Perubahan” adalah bagian dari hidup anda setiap hari.

Tuhan itu baik sekali dan sungguh-sungguh merupakan pribadi yang hidup karena iman! Bayangkan saudara, kita sudah dipanggil Kristen, yang artinya adalah sama seperti Kristus karena mengikuti Kristus! Kristus artinya “Yang diurapi Allah” Jadi Kristen artinya “Satu sama dengan yang diurapi Allah” Di mata Allah kita, kita sudah seperti Kristus walaupun kenyataan, faktanya, kita masih berkelakuan seperti dunia. Itu iman! Roma 4:17b Allah menciptakan yang tidak ada jadi ada oleh firman-Nya! Karena cara atau metode yang Allah pakai untuk menciptakan adalah mengatakan firman-Nya, kita pun harus sama, karena kita diciptakan Allah serupa gambar dan rupa Dia. Kita harus berubah dari karakter seperti setan sebelum bertobat menjadi sama dengan Kristus. Roma 8:29 …”Sebab, semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara.” ini yang Allah kehendaki dan hanya dapat terjadi jika saudara memperbaharui pikiran anda, maka anda akan berubah dari glori ke glori!

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: