PIKIRAN YG TENANG MENDATANGKAN KEMENANGAN

Mei 12, 2008 pukul 3:54 am | Ditulis dalam Uncategorized | Tinggalkan komentar

Pikiran yang tenang akan mempengaruhi tindakan, kemenangan dapat diraih sebaliknya pikiran yang tidak tenang mendatangkan banyak kesalahan. untuk itu pembaca yang budiman usahakan beroleh pikiran yang tenang agar mendatangkan kemenangan.

Pertama : Pikiran yang tenang memberikan kesanggupan untuk membedakan kehendak.  Roma 12:2 “Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ni, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah : apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.”  Pentingnya membedakan kehendak apa itu baik dan apa itu berkenan serta apa itu sempurna, ketenangan pikiran, mungkinkah itu dapat dimiliki seseorang, ya .. mungkin saja karena ketika adanya penyerahan kepada kekuatan kuasa Allah maka kesanggupan itu akan diberikan.

Kedua : Pikiran yang tenang memberi Kesungguhan mengalami koreksi. 2 Korintus 5:17 ” Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.”  Seharusnya membiasakan budaya malu berbuat dosa, sudah ada dalam Kristus masa masih saja bergeliman dengan dosa, wah ini namanya bukan ciptaan baru tetapi pendatang baru stok lama. Ketika kita di dalam Kristus kita harus hidup dan bertindak seperti Kristus.

Ketiga : Pikiran yang tenang memberi kerelaan meninggalkan kebohongan. Kolose 3:9-10 ” Jangan lagi kamu saling mendustai, karena kamu telah menanggalkan manusia lama serta kelakuannya, dan telah mengenakan manusia baru yang terus menerus diperbaharui untuk memperoleh pengetahuan yang benar menurut gambar khaliknya. ”  Kebohongan acap kali dianggap biasa tetapi, pembaca yang budiman jika kita berbohong berarti kita hidup sebagai murid setan, karena setan bapak pengbohong dan kita adalah anaknya. Jadi hindari kebohongan sebelum kita masuk neraka.

Empat : Pikiran yang tenang memberi keyakinan mendatangkan kehidupan. Roma 1:16-17 ” Sebab akumempunyai keyakinan yang kokoh dalam injil. Karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani sebab didalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis ” orang benar akan hidup oleh iman.” Kehidupan dapat berlanjut sampai setiap orang mengakhiri perjuangannya namun hidup akan menjadi berarti ketika kehidupan didasarkan pada iman, karena tanpa iman kita tidak pernah tahu akan kemana setelah kehidupan sementara ini. ingatlah esensi dari hidup adalah perbuatan dan percaya. disarikan dari salah satu  khotbah mimbar Pdt. Harun dethan,MSc. (seorang pengkhotbah dan penulis) 

 

 

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: